Sajak Melayu : Pengemis Kota

Dari mana anak itu?
hati keras bicara sayu
merentas buih-buih hati keras
minta seteguk ihsan unggas kota
dihulur sejadah ikhlas selaut impian
agar kocek kosong rasa nikmat.

Wanita itu sujud di kaki lima
bekas kosong lagu sunyi
menanti hujan emas segunung rasa

untuk anak kecil di dangau usang
terus bermimpi.

Lelaki kaki kayu
lompat di dahan palsu tidak jemu
minta dipeluk dalam sesaat
pada bajingan kota mulut celupar
mulut manis mengucap syukur
bila tangan mulia hulur salam.

Bila aku raba mereka hilang
dirantai gergasi biru
dibawa ke tembok bisu
agar kota bebas meredeka.

Nas Nasuha,
Skudai, Johor.

4 Responses to Sajak Melayu : Pengemis Kota

  1. obet berkata:

    karna hidup adalh perjuangan

  2. atiq berkata:

    saya amek sedikkit rangkp dr sini……boley??

  3. Boyke berkata:

    “Mantap, teruslah berkarya… “

  4. hafifi berkata:

    memanjangkan pemikiran

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: