Puisi Kebebasan oleh Rahman Shaari

Kebebasan memilih
telah kauajukan aku ke sini
meyakinkan akalku mengerti
makna diri.

Tapi bagaimana
perjalanan panjang lorong-lorong bersilang
sedang pergikah aku atau pulang?

Jalan ini katamu jalan semalam
tapi likunya berganti
dan sungai beralih haluan
aku jugalah kurang sedia
memahami perubahan.

biarlah aku di sini
berteduh mengeluh di bayang kebosanan
sambil menghitung waktu lepasku
oleh kebebasan.

Rahman Shaari
Selangor, 25 Januari 1976.

2 Responses to Puisi Kebebasan oleh Rahman Shaari

  1. bulan berkata:

    kebebasan kekunci pintu
    warnakan puteh dan hitam
    sebagai jembatan perubahan
    mengapa harus diperbagaikan

    walau begini atau begitu
    usah senketakan diri
    perlagakan akal di dalam
    yang sepatut tenaga dikorbankan

    takkan diri menyinsih
    untok kepentingan diri
    pada masa pelampau
    ada rasa ada segalanya

    dan membiarkan sekali
    menelan cabaran
    merestui kesepian
    penutup segala harapan
    takan juga terlepas bebas memileh

  2. aiman yasmin berkata:

    Kebebasan memilih
    telah kauajukan aku ke sini
    meyakinkan akalku mengerti
    makna diri.

    Tapi bagaimana
    perjalanan panjang lorong-lorong bersilang
    sedang pergikah aku atau pulang?

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: