Puisi Yang Aku Tanam – Nassury Ibrahim

Aku tidak kenal pun kayu ukur
yang mereka jadikan para tempat
puisi-puisinya mengembang sulur
berbunga cantik berbuah lazat

Aku tidak kenal pun kayu ukur
maka puisi-puisi yang aku tanam
tidak kubina para untuknya
puisi-puisi yang aku tanam
menyusur bebas di pipi bentala

Namun saudara, aku percaya
puisi berbunga cantik berbuah lazat
tidak kenal para dari kayu ukur sekalipun
hanya tanah dan baja tempatnya tumbuh

Apa yang kuharapkan pada puisiku
biarlah sulurnya mengembang zat
tanah dan baja
biarlah bunganya cantik buahnya lazat
meskipun tidak berpara

Apa yang kuharapkan pada puisiku
sesiapa pun dapat memetiknya
meskipun mereka
tidak bergalah tidak bertangga.

~ Nassury Ibrahim

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: