Kepada Lembah Mawar

(Memang itulah aroma-Mu tumpah ke kalbu) ~  Prof. Madya.

Dr. Siti Zainon Ismail

Telah mereka bawa berita luka
Kau terkapar – sedih dihiris
Kata-kata hanya debu di panas kering. Bila
Pintu ditutup. Di corong asap – muncul kabut ungu!
Sekolam hitam air mata. Sekering daun-daun melayang
Kau dengarkah gendang dipalu oleh tangan tak bermaya
Kilau fatamorgana tak bisa memberikan setitis air.

Saudaraku,
Tiuplah aroma attar itu
Dari Lembah Subur-Mu
Hanya setitis bagai air mata dulu
Tumpah ke setanganku!

Di situ zaman itu – Lembah yang dikunjungi
Pengembara tak mengenal lelah tak menemui garis akhir
Datang dan pergi melewati. Melewati batas pelangi.

Air Kasih tak kering. Tak mana Lembah
Kalau jubahnya basah menakung darah yang tumpah!

Attar Mawarkah
Mengembang cepat
Hingga mereka lupa – luka di dada.

Prof. Madya. Dr. Siti Zainon Ismail
April 1985

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: