Sejarah Nabi Musa

Lurah terapung damai
menyinari langit Subuh Saint Catherine
hingga tiba waktu menyaksikan
kudrat Tuhan bersatu di bawah cahaya kedamaian
yang tersusun kemas dalam catatan-Nya.

Dataran Sinai mencoretkan sejarah dalam-dalam
saat Musa berbicara dengan Tuhan
sebidang keemasan iman terjual oleh firman-Nya
dan sepelaung ketakwaan bermandi dalam sujud
yang panjang.

Siang malam munajatmu tak terhenti mengharap
keringat basah mencerakinkan malang Firaun
berpaut pada Tuhan yang Maha Esa.

Kedamaian tidak pernah ghaib dengan
sorotan sirah bersahut Asmaul Husna
hingga meniti lurah-lurah keinsafan
dan mendayung nur pengharapan
pada sebuah Hamam yang kudus.

Sudah puas kaumenanggung beban
tika menyaksikan umatmu bergelora dendam
hingga genaplah dalil Tuhan
Yang Maha Mendamaikan mencoretkan
sebuah sejarah dalam al-Quran.

SYAFIQ ZULAKIFLI
Kaherah, Mesir.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: