Penagih Sepi ~ Adi Badiozaman Tuah

Setiap kali aku datang
meniti kaki malam
kau menyembunyikan diri
di lereng-lereng gunung
dan aku
penagih sepi
terkapai sendiri
di tengah kota

Aku masih ingat janjimu
akan menanti kedatanganku
setiap ujung musim
di tepi kali ini
bila senja menutup tingkapnya
dan angin tidak lagi menyapa
kita menjadi mesra.

Malam ini
kuketuk pintu kamarmu lagi
di bibir pantai
kau menghilangkan diri
dan aku di dasar laut konkrit ini
terdampar sendiri.

Adi Badiozaman Tuah
1975

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: