Penyair

Dia adalah rantai penghubung
Antara dunia ini dan dunia akan datang
Kolam air manis buat jiwa-jiwa yang kehausan,
Dia adalah sebatang pohon tertanam
Di lembah sungai keindahan
Memikul bebuah ranum
Bagi hati lapar yang mencari.

Dia adalah seekor burung ‘nightingale’
Menyejukkan jiwa yang dalam kedukaan
Menaikkan semangat dengan alunan melodi indahnya

Dia adalah sepotong awan putih di langit cerah
Naik dan mengembang memenuhi angkasa.
Kemudian mencurahkan kurnianya di atas padang kehidupan. Membuka kelopak mereka bagi menerima cahaya.

Dia adalah malaikat diutus Yang Maha Kuasa mengajarkan Kalam Ilahi.
Seberkas cahaya gemilang tak kunjung padam.
Tak terliput gelap malam
Tak tergoyah oleh angin kencang
Ishtar, dewi cinta, meminyakinya dengan kasih sayang
Dan, nyanyian Apollo menjadi cahayanya.

Dia adalah manusia yang selalu bersendirian,
hidup serba sederhana dan berhati suci
Dia duduk di pangkuan alam mencari inspirasi ilham
Dan berjaga di keheningan malam,
Menantikan turunnya ruh

Dia adalah si tukang jahit yang menjahit benih hatinya di ladang kasih sayang
dan kemanusiaan menyuburkannya

Inilah penyair yang dipinggirkan oleh manusia
pada zamannya,
Dan hanya dikenali sesudah jasad ditinggalkan
Dunia pun mengucapkan selamat tinggal dan kembali ia pada Ilahi

Inilah penyair yang tak meminta apa-apa
dari manusia kecuali seulas senyuman
Inilah penyair yang penuh semangat dan memenuhi
cakerawala dengan kata-kata indah
Namun manusia tetap menafikan kewujudan keindahannya

Sampai bila manusia terus terlena?
Sampai bila manusia menyanjung penguasa yang
meraih kehebatan dgn mengambil kesempatan??
Sampai bila manusia mengabaikan mereka yang boleh memperlihatkan keindahan pada jiwa-jiwa mereka
Simbol cinta dan kedamaian?

Sampai bila manusia hanya akan menyanjung jasa org yang sudah tiada?
dan melupakan si hidup yg dikelilingi penderitaan
yang menghambakan hidup mereka seperti lilin menyala
bagi menunjukkan jalan yang benar bagi orang yang lupa

Dan oh para penyair,
Kalian adalah kehidupan dalam kehidupan ini:
Telah engkau tundukkan abad demi abad termasuk tirainya.

Penyair..
Suatu hari kau akan merajai hati-hati manusia
Dan, kerana itu kerajaanmu adalah abadi.

Penyair..periksalah mahkota berdurimu..kau akan menemui kelembutan di sebalik jambangan bunga-bunga Laurel…

(Dari ‘Dam’ah Wa Ibtisamah’ -Setitis Air Mata Seulas Senyuman)

~ Kahlil Gibran

Anda boleh membaca karya-karya Khalil Gibran yang lain di http://penyair.wordpress.com/category/khalil-gibran/

Selamat membaca!

——————————————————————————————

Rahsia Doa Pengasih
Rahsia Doa Pengasih. Keterangan lanjut, sila klik sini.

Panduan Cinta
Panduan Memikat Wanita. Keterangan lanjut, sila klik sini.

Panduan Kuruskan Badan
Panduan Kuruskan Badan. Keterangan lanjut, sila klik sini.

Rahsia Tarikh Lahir
Rahsia Tarikh Lahir. Keterangan lanjut, sila klik sini.

Rahsia Lulus Temuduga Kerajaan
Rahsia Lulus Temuduga Kerja Kerajaan. Nak tau, sila klik sini.

Petua Dapat Anak
Rahsia Senang Hamil. Nak tau, sila klik sini.

61 Respons bagi “Penyair”

  1. mizan Berkata:

    aku amat mengagumimu Khalil Gibran biarpun kita tidak pernah ketemu

  2. Persiapan Berkata:

    Dapatkah aku nak belanggan, weblog ni? Mohon Izin, Thanks

  3. jHesiCa Berkata:

    akhir ny si bca jga syair Kahlil Gibran yg diomongin banyak orang,,
    dan ternyata oh ternyata, kehebatan Kahlil Gibran bukan hanya isapan jempol, ato omongan di mulut doank,,, tpi TwoThumbs Up bwat syair ini,, walaupun ada dikit bagian2 yg agak susah si pahami, tapi scra keseluruhan dapat dimengerti,, yup,bner bgd pendapat Kahlil ttg manusia yg slalu terlena oleh dunia smata sampai2 lpa ma kampoeng akhirat esok,, si stuju jg ma pndpt Kahlih ttg org2 yg menyanjung penguasa,, sampai kapan kita harus menyanjung penguasa(manusia)?? sementara kita lupa bwat menyanjung Penguasa Alam Semesta (ALLAH)??? Truz sampai kapan juga kita slalu memuji2 mereka yg tlah tiada, sementara sewaktu hidupnya hanya kita pandang sebelah mata,,,

    tapi si agak kurang mengerti neh,,
    knapa Kahlil harus bilang klo “penyair adlh kehidupan dlm kehidupan dan suatu saat akan merajai hati manusia dan krn itu kerajaannya abadi.”????

    klo si yg blom tau apa2 ttg syair, malah mengartikan bagian ini dengan sedikit berbeda…
    apakah dlm bagian ini Kahlil mo bilang bahwa orang2 yg bukan penyair maka mereka bukanlah kehidupan dlm kehidupan???
    apakah Kahlil bermaksud meninggikan so2k seorang penyair dari org2 yg buta ttg syair??
    klo iya, knapa harus gitu??
    klo sebagian orang slalu menganggap mereka lebih tinggi dari yang lain, lalu sebagian yg lain pun menganggap mereka lebih tinggi dari yg lainnya, truz sampai kapan dong hal seperti itu akan berlangsung??
    kapan kita akan sadar bahwa kita adalah sesama manusia yang sama derajat nya, gak ada yang lebih tinggi ato lebih rendah.
    Dan karena hal itu kita harus berbuat baik ma smua orang,,,
    Tapi klo Kahlil g bermaksud kaya’ gitu, si minta maaf ya dah ngasih komen kya’ gini…

    jangan marah ya para fans nya Kahlil Gibran, soalnya si cma nanya doank,,
    hbiz nya si g ngerti,,,

    gitchu,,,

  4. POEThoet Berkata:

    kedalaman sesuatu hanya merupakan ukuran dalam sebuah matematik atau ilmu apalah..
    khalil bukan lagi sang pencinta..
    tapi dia pena dalam tulisan kata cinta..

    dia lahirkan ucapan manis..
    dia ukirkan bahasa sayang..

    dan dia temukan jati diri manusia akan cinta…

    • st setya fans st12 Berkata:

      jika seseorang sedang patah hati. . .
      apa daya diri ini menahan perih. . .
      seorang teman mengkhanati hati ini. . .
      betapa sakit hati ini. . .

  5. herman saputra Berkata:

    sunnguh sangat besar nilai dari karya sastra ini, saya ingin menjadi seperti sosok kahlil gibran

  6. naffi mat Berkata:

    menarik. boleh lah tumpang nama. adakala aku tak pandai promote utk mencapai tahap penyair terbilang.

  7. naffi mat Berkata:

    di setiap hujung jari
    terkemilau nur mutiara
    yang terbungkus dalam senak hati.
    nurani telah sekian lama
    sujud di bawah mentari
    bertasydid di bawah cahaya bulan
    dan aku setiap menyerahkan diri
    pada Tuhan pada hujung jari
    yang berterusan menuding
    ke arah ufukNya.

  8. Naffi Mat Berkata:

    Azwin, yang kukenal
    (suatu episod yang belum padam)

    pada wajah potretmu
    kudapat rasai silau sinar matamu
    terkilas rona cinta yang menyusup kalbu
    betapa cintamu masih unggul
    tetapi sesekali dikelabui
    awan senja yang tempias lalu
    di sangkar rindumu.

    NAAPIE MAT
    FPPUPM

  9. firdaus rahmatullah Berkata:

    dengan apa kamu mencari hidup
    adakah dengan laluan sebatas rasa
    ataukah berbentuk suatu rencana?
    kau bukan apa-apa dalam hidup ini
    kau hanyalah seorang binatang jalang yang telanjang,
    juga berbalut luka.
    tersadar atau tidak, itu adalah hakmu.
    itu saja

  10. firdaus rahmatullah Berkata:

    nyawa yang membungkus kulitku
    hanya sebagian anugerah dari Yang Kuasa.
    aku tak berbentuk dalam menjalani suatu penghidupan
    yang selalu memaksaku melengkapi hidupku.
    hidup yang bagaimana lagi?
    aku tak tahu. namun yang nyata
    tak seperti itu adanya.

  11. rigan Berkata:

    komen saya… saya salut banget sama seluruh penyair di dunia ini, saya ingin menjadi penyair terkenal selanjutnya…
    saya mau bertanya :
    1- bagaimana langkah utama untuk menjadi penyair terkenal ?
    2- apakah para penyair sekarang mengcopy paste hasil penyair sebelumnya ?

  12. Atui Dtabasan Berkata:

    BEZA

    Ceria kicauan burung dipinggir desa
    Bersahutan jeritan monyet bergayutan
    Cengkerik menyanyi membuai sunyi
    Mendendangkan lagu rimba
    suara kesayuan: Alam tanpa akal

    Tanpa akal mereka masih makhluk tuhan
    satu nyawa, kematian yang tidak bererti
    tiada dosa, tidak berfikir pasal neraka
    apakah layak manusia sebagai pengukur
    membiarkan mereka yang tidak mengerti

    Mereka tidak punya apa-apa
    tanpa jaminan, neraka menanti kasih
    membakar manusia-manusia derhaka
    dunia bergoncangan, mereka hampir pupus
    masih tidak mengerti

    mereka satu kehidupan
    bermasyarakat dan berjuang untuk hidup
    tiada bezanya, cuma sebuah pemberian akal
    tanpa akal, manusia masih lagi monyet dihutan
    dan tanpa tuhan

  13. MOHD NOR BIN MAHASAN Berkata:

    kalaulah ada sesiapa yang ingin membaca karya saya yang datang bagai bicara hati buat seorang yang tak tahu apa-apa

  14. meligun Berkata:

    perbezaan sajak & syair……plz..aku bingung nak tau.

  15. sabariahbahari Berkata:

    ingin kujelajah segenap benua
    ingin kuredah lurah berliku
    ingin kutiti pelangi senja
    dalam mencari hakiki

    ingin kucari perigi kasih
    ingin kudakap pilar cinta
    yang gemilang

    akhirnya di sini diriku
    bersama sebuah cinta mekar
    dan kasih berkembang
    dalam senyum mewangi

    cetusrasa dari insan yg lama menghilang
    Hajah Sabariah Bahari

  16. sabariahbahari Berkata:

    epilog rindu kepada teman penyairku
    (kpd semua penyair yg mengenaliku)

    kian jauh musim berlalu meninggalkan pelabuhan ingatan
    kian merentang jarak jauh yang memisahkan kita
    kian kelam suram talian rindu
    kian padam ilham untuk memadu bicara
    kerna musim silam telah jauh berlari
    meninggalkan kita dan meninggalkanku
    menjadi aku yang baru

    kini kukembali memeta kata
    demi rinduku pada puisi
    demi kasihku pada alam kita

  17. sabariahbahari Berkata:

    syabas,khalil gibran-puisimu mengutip rinduku kepada dunia Penyairku yg telah lama kutinggalkan.
    terimakasih kepada puisimu yg akrabi dengan dunia penyair!

  18. sabariahbahari Berkata:

    selagi menulis terus menulis,syabas teruskan perjuangan kesusasteraan untuk memartabatkan bahasa Melayu di puncak …singgah2lah di teratak karyawan perak,banyak khazanah lama & baru tersimpan diarkib kesusasteraan kami..

  19. PriaPrai Berkata:

    DIA KEMBALI BERTARUNG

    Setelah lama dia menisankan diri tanpa pusara
    akhirnya dia kembali berdepan insan Tuhan
    dia sedia berpencak di gelanggang terbuka
    dengan wajah duka dibayangi seraut luka
    pertarungan kali ini mungkin lebih payah dan lelah
    namun nuraninya telah tekad dan nekad
    biar kering keringat, biar darah diperah
    demi perjuangan yang belum selesai
    demi hutang maruahnya yang belum dilangsai!

  20. Rustam Riaddy Berkata:

    thank a lot. makasih…. hatur nuhun…
    hade pisan lah ana jadi teu hese……
    sakali deui hatur thank you

  21. yonathan karlos Berkata:

    aku tidak melihat siapa itu penyair, dan dari mana mereka datang.
    karya mereka yang ada
    sampai saat ini, bersalaman pun aku tidak pernah
    tapi mereka ada
    dunia mereka.

  22. fauzi ali Berkata:

    BERCERITA TENTANG MALAM

    sekujur tubuh manusia
    berbaring dihamparan pantai
    matanya melihat ke langit
    dalam kendinginan malam

    roh dan jasadnya hanya di temani oleh ombak yang memukul pantai

    BERCERITA TENTANG MALAM

    malam itu sungguh sunyi
    mungkin penghuni alam sedang
    nyenyak dibuai mimpi

    manusia itu masih di pantai
    masih matanya melihat ke langit
    di langit tiada apa
    hanya ada bulan yang pusam
    tidak berseri

    BERCERITA LAGI TENTANG MALAM

    malam ini bulan sendiri
    seperti manusia itu
    tidak ditemani sesiapa
    malam yang indah tiada bintang di sisi bulan

    apakah makna indahnya malam
    jika hadir bulan, dan bintang menyepi
    apa ertinya tiada bintang
    dan sinar bulan tidak berseri

    TENTANG MALAM

    manusia di hamparan itu masih tidak berganjak
    masih setia pandangannya ke langit
    dia mungkin khayal sendiri
    atau mungkin dia ridukan
    cahaya di langit malam

    MALAM

    hari ini malam begitu terang
    di sinari cahaya lampu neon di kota
    neon yang membuatkan manusia lupa tentang bulan dan bintang

    cahaya yang berwarna terang
    yang manusia khayal

    apa bulan dan bintang di lupakan
    setelah hadirnya neon kota
    lihat ke langit
    perhatikan bulan dan bintang
    disitu adanya ketenangan

    lampu di kota digantung berwayar
    bintang bulan bagaikan terapung
    kuasa allah menjadikannya

    CERITA MALAM

    manusia tadi bangun setelah lama berbaringan
    disisirkan pasir dibadan
    masih sempat mendongak ke langit
    mungkin untuk ucapkan selamt malam
    atau mungkin berharap
    esok bintang akan hadir bersama bulan

    BERCERITALAH LAGI TENTANG MALAM

    penguin_kota
    5:42 PM 8/9/2008

  23. penguin_kota Berkata:

    SELENDANG IBU

    hamparan kasih ibu
    menyingkap cerita kasih dan sayang
    yang hadir dalam jiwa ibu
    ialah anak

    hari ini bukan hari lahirmu
    ku berikan sehelai selendang
    yang harganya tak semewah kasihmu

    aku adalah anak
    anak yang banyak menghirup
    madu kasihmu
    yang tak terhabis hingga hujung hayat ibu

    selendang itu ku letakkan di kepalamu
    penghujungnya menutup dadamu
    aku ungkapkan kata sayang ditelinga ibu

    sudah banyak dia berjasa pada
    jasad dan roh ini
    tidak terbalas jasanya
    walaupun aku korbankan nyawa ini

    kasih ibu hingga hayatnya
    tidak terkikis
    wajahnya yang tenang membuatkan aku tersenyum
    mungkinkah hidupnya kesampaian

    aku merenung wajah ibu yang tenang
    membuatkan air mata menitis

    selendang itu ku biarkan menutup wajah ibu
    kerana bagi ku
    tuhan yang menyanyangimu

  24. penguin_kota Berkata:

    klu leh komen la 2 puisi yg tak seberapa sy tulis tu. maaf klu tak sedap sbb sy masih blaja

    • yah Berkata:

      Salam, saya nak bertanya…Bagaimana saudara dapat menangkap dan menyesuaikan kata-kata yang mempunyai maksud yang dalam, dengan adanya penggunaan metafora dan sebagainya.. saya ini pelajari kebolehan ini untuk disematkan dalam tulisan pembelajaran saya.

  25. majid Berkata:

    saya ingin mencari ridzuan kamis atau nama penanya snaggar kayangan yang sekian lama terpisah, harap beliau sudi berhubung dg saya semula

  26. Suez Berkata:

    Sampai kapanpun Kahlil Gibran tetap menjadi inspirasi bagi saya.

  27. saipudin ba Berkata:

    MENCARI LEO

    semakin lama usia meretek
    seakan kita terlalu jauh dipaut kesibukan
    lalu selepas purnama itu
    terlintas senyum mu
    persis halilintar
    merengus nyedarku
    tentang terlalu lama
    tidak kita bualkan
    tentang puisi puitis bersahajamu
    merebahkan aku
    dibatasan relung
    indah
    indah
    indah
    dan aku inginkan lagi saat itu
    bersama mu leo!!!!

  28. idris syafi'i Berkata:

    kahlil gibran
    seperti buku memberi makna
    seperti air menyejukkan jiwa
    membaca puisimu menggugah jiwa

  29. Rizal Berkata:

    hope you don’t mind if i put this link on my blog

  30. Ria Darwina Berkata:

    ANTARA LIDAH DENGAN MATA PENA INI

    Antara lidah ini
    dengan mata pena ini
    aku luahkan apa yang nak dinyata
    puisi terus dari mulut penyair
    tertulis dengan mata pena ini
    apa yang lidah ini berbahasa
    aku kan tintakan dia dengan mata pena ini

    Antara lidah ini
    dengan mata pena ini
    sama saja tajamnya
    sama saja lembutnya
    puisi dikaluti perasaan ini
    puisi bersimpul dihujung dakwat ini
    diminda dan dikanta mata penyair
    tersimpan alumi khazanah puisi
    dengan lidah dan mata pena ini
    tersurat luahan hati

    ~Ria Darwina~

  31. Ria Darwina Berkata:

    Selagi itu

    Selagi itu kau senyum sendiri
    selagi itu kau berkerut dahi
    selagi itu jiwa kau merintis
    selagi itu otak kau terganggu
    mengurut misal dan janggut
    berat mata memandang
    rasa ada yang tak lengkap
    rasa ada tak sempurna
    rasa yang dicari tak jumpa
    bibir bagaikan berbisik sesuatu
    jari bagaikan melakar sesuatu
    mata bagikan tercari sesuatu
    fikiran entah kemana
    selagi itu
    puisi yang tersembunyi
    seorang penyair bagaikan berduka
    bagaikan bertapa dikota sunyi
    bagaikan hilang dirimba berduri
    luahkanlah segala
    luahkanlah segala
    apa yang difikir semua
    berupa kiasan kalimat
    bagaikan emas permata
    tersimpan dalam peti harta
    tersembunyi didalam bumi
    alih dari pandangan mata

    ~Ria Darwina~

  32. marzuki yahya Berkata:

    saya pertama kali ke sini, nama Khalil Gibran sering singgah di cuping telinga tetapi inilah kali pertama saya menatap puisi-puisinya.

    terasa kenyang dan senak sanubari

    kali pertama berkunjung dan jika ada izin Yang Maha Pencipta pasti saya akan berkunjung lagi buat menatap ribuan puisi-puisi indah yang terhimpun di sini laksana harta yang tak ternilaikan

  33. Nur Aqilah bt. Kamaruddin Berkata:

    pada mulanya saya rasa syair ini susah sebab kena mengambil nafas yang panjang. tetapi setelah satu kejadian telah berlaku iaitu saya teerjumpa buku syair dan menyyuruh guru saya cikgu rosdey membacanya. dan ternyata ianya senang. not difficult

  34. ummi Berkata:

    aku hidup dalam dunija hitam…
    adakah kau boleh menerangi hidupku…???????????
    aku sangat memerlukan kau…

  35. saya!!!!! Berkata:

    ………..

  36. kamal nizami Berkata:

    indah susunan kata
    rendah jiwa tertanya-tanya
    kuisan memutih makna
    anugerah tuhan Zat Pencipta

    biar berkias biar berjeda
    menampung menyiar segugus agenda
    berharap berkisah berhias bersuara
    moga tertawan moga berbunga

    salam perkenalan.

  37. pensel kontot Berkata:

    wajah

    wajah wajah duka, wajah sengsara
    wajah gundah dan gulana
    himpunan wajah-wajah memberi 1000 makna
    namun wajah tak sentiasa seiring isi hati sebenar

    wajah lara dan berpura-pura
    ada juga wajah yang sering dilupa
    wajah yang ada dimana-mana
    ada kalanya wajah dan hati tak seiring bersama

    wajah ingin dilihat dan sebaliknya
    wajah juga menyimpan cerita
    ada wajah bisa berkata-kata
    kekadang wajah juga bisa menyimpan rahsia

  38. bintang cavera Berkata:

    walaupun dia tlah tiada tapi karya-karyanya kan tetap abadi
    huuuyy,,,,,,,,,, w penggemar karya-karya lo

  39. Crazy Loner Berkata:

    Dunia tak lagi melalang Kisah Si bijak.
    Mata meraka Tertiup aroma hasrat Kemunafikan.
    Hanya Hati Yg di dalamnya menyimpan secercah kelembutan kasih sayang dan kejujuran yg mampu meraba dalamnya puluk kata dari yang tersembunyi dalam kata.

    Ia terkadang Menjadi Sosok Panutan kala hati mereka rapuh, namun kata2 nya hanya jadi angin sepoi kala hari mereka dilanda suka cita.

    Hidup nya penuh dengan hasrat2 membara, namun setitik pun tak pernah mereka goreskan tinta itu.

    Hanya Meraka Yang dapat merasakan Dan Mengerti Seperti Apa Kesedihan yang Mendalam, Serta kebahagian yang sejati.

    Kata2 mereka yang selalu menempatkan mereka dalam Sisi yang tak pernah mereka harapkan sebenarnya.
    karna kata yang membuat mereka mengerti kehidupan mereka.

  40. penyair Malaya Berkata:

    perwira gagah, banyangan gunung santubong
    merendah lautan penuh likuan duri
    mencari yang teperangkap dalam ombak cinta berapi
    susunan langkah pahlawan agung
    pulangmu membawa azimat pertiwi

    hebatmu bukan kepalang
    undurmu sebagai pahlawan terbilang
    datangmu umpama taufan
    langkahmu lautan halilintar
    tagkasmu, gulungan thunami
    garangmu bak gauman raja rimba

    Melayu gah seperti namanya
    tidak berganjak,
    pantang keramat anak pendekar
    menyusuri gelombang samudera,
    tinta emas jadi taruhan
    gedung ilmuan pusaka bangsa

  41. penyair Malaya Berkata:

    (nukilan 6 april 2009)

    Dalam ketenangan ku, terbayang sesuatu

    masa kecilku yang penuh hila tawa

    ku panjatkan syukur pada-Nya

    kerana tabahkan hatiku menempuh dugaan.

    Segalanya yang diperolehi kini, tak dapat aku bayangkan

    walaupun diri ini dibayangi tohmahan waktu dahulu

    namun aku pasrah kerana keluarga pembakar semangat

    yang menjadi azimat buat ku kini.

    Perjalanku masih jauh

    tabahkan hatiku untuk tempuhi semuanya

    perjuangan belum tamat

    kerana segulung ijazah menjadi taruhan

    Akan terbukti satu hari nanti

    segala tohmahan itu bukan realiti

    kerana aku anak petani

    berjiwa kental penuh berduri.

    Jangan perkecilkan tekad ini

    selagi nadi masih berdenyut

    moga peroleh berkat dari maha kuasa

    dalam dunia penuh pancaroba

  42. kangBoed Berkata:

    Dirimu hadir….. saat aku DIAM…
    DIAM dalam keDIAMan…
    Menatap mesra… lembut dan manja…
    Menggetarkan sang diri yang terlena…

    Lupaaa…… Hilaaaang sudaaah semua perkara….
    Saat sapaaaan dan belaianMU datang
    Tertumpah Rindu hati dalam isak tangis penyerahaaan…
    hmm…. Sungguh indaaah…. tak terkira rasanya…

    Apalah daya ini….
    Lepas sudah… telanjang….
    Semua tertinggaaaal….
    Hidup dalaaam HIDUP….

    Salam Sayang…

  43. salleh yaacob Berkata:

    kemelut
    apalagi yang kau tunggu
    hujan dan kemarau sudah kering
    menjadi debu waktu yang bersalah
    kau tadahlah tubuhmu di telaga
    basuhlah kemelut kesilapan
    dengan rasa penyesalan
    dan insaf yang dalam
    kau pulanglah
    kerana hujan dan kemarau
    marah-marah

  44. RedOpium, Singapore Berkata:

    Janjiku..
    Janjiku padamu Ayah
    Adalah untuk membawa dirimu pulang.
    Kendi rindu yang kau pesan masih kusimpan
    Hingga ampuh dianjung tangan.
    Walau malap di suralaya impian
    Walau wajah seri sayu terbenam.

    Janjiku…
    Janjiku padamu Ayah
    Aku sendiri akan membunuh segala
    Jejari waktu yang meringkas kita
    Rindu menggunung tinggi belum terbalas.
    Karena apa gelung tiap detak itu? Ibu masih menunggu.
    Menunggu dirimu untuk pulang lekas.

    RedOpium
    Singapore

  45. bodrox Berkata:

    puiainya keren. salam kenal.

  46. aria Berkata:

    Matahari bersinar pada pagi minggu ketiga bulan juli dipenuhi kedamaian, cahayanya masuk melewati jendela kamarku, memelukku dengan kehangatannya, memberikan harapan baru-impian baru. Pun aku tahu tak selalu harapan jadi kenyataan, tapi tanpa harapan manusia adalah makhluk tak bertujuan, terombang-ambing di samudera kehampaan.

    Harapan itu seperti cahaya di kegelapan, memberikan arah untuk melangkah agar tak salah, dengan harapan kita tak lagi jadi daun rapuh yang jatuh ke tanah dan linglung mencari rumah. Mungkin sebab itulah yang menjadikan ku lelaki dengan penuh impian, impian akan hari esok yang jauh lebih baik dari sekarang, dan hari sekarang yang jauh lebih baik dari esok.

    Dengan impian-impian itulah diriku terbentuk, tanpa harus menjadikan impian itu hanya jadi khayalan, seperti yang pernah teman ku bilang “jangan jadikan impian itu onani basi”, ya….. onani basi adalah membiarkan diri terjebak di impian-impian tanpa ada tindakan apa-apa, menjadikan impian itu hanya tong kosong yang nyaring bunyinya. Tentu, aku tak mau jadi orang merugi, orang yang hanya bisa bicara tanpa bisa beraksi, di saat itulah aku berteriak pada diriku sendiri “Stop DREAMING Start ACTION”.

    Maka dimulailah dengan melakukan pertanyaan kecil di kepala, membiarkan pertanyaan itu menari jalang dengan telanjang. Pertanyaan semisal, bagaimana menggapainya? langkah pertama apa yang mesti dilakukan untuk mencapainya?. Lalu menyusun rencana-rencana di sepetak kertas, menggoreskan segala macam cara untuk menghadapi setiap kemungkinan – baik atau buruk, disinilah aku mulai bermain dengan pertimbangan pertimbangan pada segala keuntungan dan segala kerugian, pada keberhasilan dan kegagalan, aku tak mau impian tentang keberhasilan membutakan, dan kegagalan menjadikan ku manusia pesimis.

    Setelah itu mulailah raga bergerak, siap dengan jari yang mengepal, meninju karang dengan garang, tak takut lelah dan tak mau menyerah.

    Jika, memang ternyata kejatuhan ada di depan, itu tak menjadikan ku manusia kalah karena yang jadi masalah adalah bagaimana kita berdiri lagi, bermimpi lagi dan bergerak lagi. Bagi ku jika kita berusaha maka akan selalu ada hasilnya, besar atau kecil itu tergantung dari bagaimana kita me-manage-nya, dan seberapa keras kita berusaha untuk mencapainya.

    Satu hal yang mesti diingat jika jatuh merengkuh “Jangan pernah salahkan siapapun akan kegagalan kita”. Menyalahkan tak akan memberikan jawaban, itu hanya akan membuat kita terjebak pada polemik salah dan benar, polemik berkepanjangan dan akan semakin menenggelamkan kita pada kegagalan (itulah yang menjadikan kita kalah), kita harus mengerti bahwa di setiap kegagalan di situ ada pembelajaran yang dapat menjadikan kita orang yang lebih baik dari kemarin. Mulailah mencari jawaban dari pertanyaan “bagaimana kita berdiri lagi? bergerak lagi?melaju lagi”, karena waktu terus berjalan maju, ia tak pernah mau menunggu.

  47. aria Berkata:

    ketika waktu tak bisa lagi ku ajak bercumbu……………. ketika angin tak bisa lagi ku kecup……….. ketika irama tak bisa lagi ku ajak bersenggama ………………. ketika kata tak bisa lagi kuajak berfoya-foya…………………
    masihkah akan aku berjibaku dengan waktu, bergulat dengan ragu………………..
    lihat lebih banyak kata berfoya-foya di..

    http://firmansyaharia1982.wordpress.com/

  48. a. khairul rozaq Berkata:

    hidup kadang memang tak adil
    kadang bisa di mengerti kadang tidak
    tapi hidup adalah suatu anugrah yan maha kuasa
    kana hanya dengan hidup kita dapat merasakan kedahsyatan sang pencipta

  49. a. khairul rozaq Berkata:

    tulisan ku

    sipa sja yang membaca tulisanku,.,.
    janganlah abaikan
    walau tak sehebat tulisan kahlil gibran ataupun tak seindah syair chairil anwar
    tapi semangat juang hidup ku yangt akan ku samakan dengan hidup sang chairil anwar

    hidup itu memang sebentar seperti umur chaitil anwar
    dan hidup itu menakutkan seperti hidupnya kahlil gibran

    tapi ilmu dan tulisanku kan tetap hidup dan akan indah jikalau kau membaca tulisanku

    karna hanya dengan tulisan aku dapat berkarya

  50. Dhamah Syifflah Berkata:

    jauh indah penuh erti…
    madah tersusun tersemat dihati…
    aku tampak terus mendekati…
    walaupun ini bukan pilihan disisi…
    aku pasrah menerima dugaan ini…

    penyair kau adalah Malaikat memberi rahmat Illahi…
    menolong ku untuk teguh berdiri…
    menarik jiwa ku untuk bertemu illahi…
    walaupun aku tahu, aku telah berada di atas api…
    tetap aku berdiri untuk memerangi…

    jiwa kau penyair jelas tampak berani…
    dengan kelembutan tulisan yang berbunga duri…
    menghunus lembut kehati lalu bersemadi…
    bersama illahi kau berada kini…
    izinkan aku untuk mendampingi…
    agar kita dapat menulis kembali…
    karya yang agung untuk illahi…

  51. putera kesunyian Berkata:

    Dikala hujan turun membasahi bumi
    Hati aku juga dibasahi oleh hujan air mata
    Yang gugurnya oleh sebab derita perpisahan
    Ia membuat hati ini menderita
    Walaupun tidak siapa pun mengetahuinya
    Penderitaan yang aku lalui
    Aku terpaksa melepaskanya kerana aku tidak mampu
    Menandinginya kerana aku Cuma seekor gagak yang kesepian
    Sedangkan si dia seekor merpati putih yang jauh lebih hebat dari diri ku
    Namun begitu hati ini tidak akan lupa raut wajah mu
    Sinar cahaya mata mu yang membuat diri ini hayal
    Hayal dengan bayang sendiri
    Membuat aku lupa akan diri ini
    Aku tidak mampu menandingi mu
    Namun jauh di sanubari ku
    Ku selit rasa cinta ku agar tidak siapa yang mengetahuinya………………………..

    Nukilan hati seorang yang kesunyian

  52. Dhamah Syifflah Berkata:

    hanya kau ku rindu…

    kelam malam menyeliputi sepi…
    menerbangkan dedaun menyentuh pipi…
    mengesat air satria gagah berani…
    berjuang hingga hilang arah berlari…
    dimana langkah dimana kini…
    siapa kembali siapa pergi…
    masihkah ada harapan dimasa ini…

    merekah bergetar terasa dibenak hati…
    menyulam tanah dibungkus sendiri…
    biarkan masa laju berlari…
    meninggalkan kesan luka-luka diri…
    jasad parah terhunus duri-duri…
    memerhati saat-saat kembali…
    tiada siapa mengelilingi…
    tiada siapa temani…
    hanya bayang singgah memberi harga diri…

    hujan melimpahkan air merah membasai…
    menghilangkan kesan kesakitan dialami…
    membuatkan jiwa teguh mendekati…
    berjanji pada diri…
    Tiada… tiada… hanya Kau ku rindui…
    mengapakah aku masih tidak mati…
    ungkapkan kalimah hunuskan lagi…
    biar melimpah biar bersepah jasad mati…
    tetap teguh ingin memiliki…
    aku hanya hamba… perlukah hamba tidak mentaati…

    tidak tercapai…
    hanya memerhati…
    ingin berlari…
    apakan daya langkah mati…
    dibaham kegilaan kerinduan menyiat hati…
    aku akan mencari walau tanah menyelibungi…

  53. embun tajalli Berkata:

    kata cinta madu jiwa
    pada sulaman rasa
    ada akal pincang
    mencari tongkatnya
    ada ruh patah
    meraba anduhnya
    pada hati nista
    menyirna imannya

    pada lazuardi senja
    hembuskan aku narwastu rindu
    ku atur jejak kembali berpadu
    kembali pada Tuhanku…

  54. delima_90 Berkata:

    mengertikah mereka…

    hari- hari yang aku lalui..
    seolah-olah memahami segala isi hatiku
    resah
    gelisah
    gundah gulana
    kecewa yang tak sudah
    apaka salah dengan tuturanku
    niat hanya bermadah…
    baik niatku
    buru yang disangka
    hampa..kecewa..

  55. puteri Berkata:

    puisi ini sungguh indah sekali……..
    puisi ini juga amat menarik…..

  56. zulkifli mohamed Berkata:

    kunjungan …

  57. mimi Berkata:

    lain tak de kerw…… asyik nie jerw

  58. Mimi Fakhira Berkata:

    Jangan kau takuti,
    Jalan kehidupan ini,
    Yang dipenuhi dengan duri yang mencalar jiwamu, mencakar maruahmu,
    Kau harus teruskan,
    Jangan kau tinggalkan,
    Iman titianmu ke alam sana,
    Doa pelangimu yang menghiasi dunia,
    Usahalah kau, kecapi syurga,
    Lepaskan rindumu ke awan cinta…

    Jangan kau ragui,
    Kebenaran yang hakiki,
    Terpancar dari jiwa-jiwa murni, yang sedang tunduk setia pada Illahi,
    Kau harus mulakan,
    Jangan kau lupakan,
    Perjuangan demi secebis harapan,
    Demi subuh yang kesunyian,
    Tanpa kemerduan suara azan,
    Pilihlah cahaya suci keinsafan…

Tinggalkan jawapan