Sajak Kita Malu Dengan Binatang – Zahari Hasib

Gagak
Bagiku engkau hanyalah sekedar mampu mencuri seekor ikan atau sebuku roti
Tetapi manusia…
Sanggup membunuh untuk nafsu dan kuasa.

Ogos
Adalah nama seekor kucing
yang pada suatu malam aku selamatkan dari mati terbunuh.
Ia dalam keadaan sangat kecil.
Terkepung di jejambat Mahameru
Antara kelajuan serta ribut mobil
Yang tak pernah mengenal ampun.

Ogos
Sesungguhnya sampai kini pun
Kami masih belum tahu
Sama ada:
Engkau merayau
Diambil orang
Atau sudah mati terbunuh
Dalam kemalangan jalan raya!

Seekor manusia membuang anak
Seorang anjing menyelamatkannya
Pada zaman serba canggih dan maju ini

Anjing
Kadang-kadang menjadi lebih baik
Daripada manusia.

Ah, Seekor tikus
Hari itu matilah ia
Dalam satu tragedi
Yang sampai kini
Masih kekal dalam ingatanku.

Sesekali bila difikir dan
Direnung, alangkah anehnya cicak
Ia seekor binatang merayap
Tapi makanannya dari jenis serangga yang terbang
Bagaimana ia harus dapat menangkap lalat
Sedang dirinya tak punya kepak
Namun cicak tak pernah mati
Sebaliknya manusia
Pula yang sering kebuluran
Cuma sesekali ciak terbunuh
Bila tersepit di celah pintu.

- Zahari Hasib

About these ads

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 118 other followers

%d bloggers like this: