Puisi Talibun

Maka paras rupa tuan puteri itu terlalu amat eloknya,
Alis lentik mengekor siar
Anak rambut memagar air,
Lentik di hujung patah mengunang,
Bulu mata menongkat kening,
Bibit manis limau seulas,
Merahnya delima merekah,
Menguntum senyum mengandung madu,
Cahaya muka purnama empat belas,
Gigi renek membiji batat,
Putihnya asmara asmaradanta,
Hidung mancung menangkai bunga,
Jari halus menyugin landak,
Luncir bagai dian digiling,
Leher jenjang gading dilarik,
Makan pinang kaca-kacaan,
Menelan air sirih berbinar-binar,
Kelihatan dari luar,
Mata jeli berbintang timur,
Menjeling manja hati terhibur,
Pipi licin pauh dilayang,
Pinggang ramping sejengkal kiri,
Rambut panjang mayang mengurai,
Bersanggul Pisang Sesikat Teripas Bergantung,
Telinga kecil telipuk layu,
Tubuh bidang sampiran kain,
Tumit betis menelur burung,
Orang elok bertambah elok,
Orang gawai bertambah gawai,
Seperti orang naik mempelai,
Berbaju labuh kilat Di tangkas,
Bertabur dengan Cencawi Besar,
Bercincin pusaka turun temurun,
Sinarnya panjut-memanjut,
Berdokoh Labuh Sehari Bulan,
Serbang di dahi Emas Sekati,
Berbinar-binar cahaya nilakandi,
Bergelang keroncong sebelah satu,
Berkain panjang Kilat di Tambing,
Bertabur dengan Cencawi Darnit,
Berpending panjang sembilan tujuh setali,
Kesepuluh dengan rumbainya,
Tujuh Intan di karang,
Sesandang di dada Seribu Jingga,
Berkinci dengan Pancabicara,
Bersubang mutiara Teluk Bayu.

(Rahim dalam Mat Piah, 2006)

Talibun yang bertemakan manusia terdapat di dalam di dalam Hikayat Awang Ambok. Talibun ini adalah merupakan ungkapan seorang panglipur lara yang menceritakan tentang kejelitaan seorang permaisuri.

About these ads

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 123 other followers

%d bloggers like this: