Sajak Dialog – Kassim Ahmad

(kepada ibu)

I
Tenteramlah anak
walaupun kebanjiran sawah kita
hujan ini dari Tuhan
yang mencurah-curah rahmatnya.

Ada siang masakan tiada terang
dengarlah
si katak sudah tiada memanggil lagi
besok hari panas
padi kita akan lepas!

II
Tidurlah ibu
kita manusia kerdil
siang membanting tulang
malam menanggung bimbang.

Ada besok maka pasti ada suria
aku akan pergi
dengan seribu Jebat si anak tani
kian lama kita mati dalam setia
kali ini kita hidup dalam derhaka!

(Kassim Ahmad, Utusan Zaman, 26 Ogos 1958)

About these ads

3 Responses to Sajak Dialog – Kassim Ahmad

  1. priyadi bambang berkata:

    Aku sangat senang sajak ini.

  2. cryta berkata:

    Aku juga senang puisi, aku juga senang membuat puisi, tapi puisiku baru satu, Sigit (Jakarta Indonesia)
    kalau ada waktu silahkan mampir di: http://cryta.wordpress.com

  3. jabaruddin jaafar berkata:

    sudah lama aku mencari sajak ini. dulu ada dalam simpanan,melalui poster yang telah diframekan oleh yaassinsalleh (ikan ikan di kaca) yang terpampang pada poster ketika penyair kassim ahmad ditahan isa kerana gambarnya ketika itu membimbit beg plastik. aku sangat senang dengan sajak ini terutamanya ketika kuasa pribumi kian hari kian tergugat dewasa ini.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 120 other followers

%d bloggers like this: