Ma, cintaku selamanya
Ma
senja bisa berlayar sebentar lagi
kau tetap di jendela mengintai usia.
Mari ma,
biar kupimpin tangan uzurmu
kita bersiap
membelah malam
memancing bulan
memukat bintang
dan menyanyi bersama
pungguk dan unggas.
Ma
esok bukan hari ini.
Namun esok tetap ada embun
tetap ada mentari
dan senja sekali lagi.
ODE
Bangi Lama.











