Aku adalah kehidupan, kekasihku

Apa yang dapat aku lakukan, wahai ummat Muslim?
Aku tidak mengetahui diriku sendiri.
Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,
bukan Majusi, bukan Islam.
Bukan dari Timur, maupun Barat.
Bukan dari darat, maupun laut.
Bukan dari Sumber Alam,
bukan dari surga yang berputar,
Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;
Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;
Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;
Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;
Bukan dari dunia kini atau akan datang:
surga atau neraka;
Bukan dari Adam, Hawa,
taman Surgawi atau Firdaus;
Tempatku tidak bertempat,
jejakku tidak berjejak.
Baik raga maupun jiwaku: semuanya
adalah kehidupan Kekasihku …

~Jalaluddin Rumi

3 Respons bagi “Aku adalah kehidupan, kekasihku”

  1. zf_zamir Berkata:

    terima kasih untuk entri ini..

  2. oKuta xXx Berkata:

    awal dari nyata adalah sesuatu yang tak dapat dikira oleh manusia, seperti seorang kekasih, awalnya tiada atau tak dikira atau tak dapat dibayangkan tapi itu akan jadi nyata , entah kapan…

  3. marsaid Berkata:

    pada pendapat saya,kata-kata ini boleh merosakkan akidah…Apakah penyair ini (Jalaludin Rumi) islam atau bukan Islam!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan jawapan